Menulis di Blog vs Buku Diary.

Sebenarnya artikel ini hanya untuk yang sering menulis diary, tapi yang ngak sering juga ndak apa-apa membaca. Menulis sebuah diary memang memiliki beberapa kebaikan. Selain dapat mengabadikan kenangan, juga dapat memperdalam kemampuan menulis. Disini kita akan membahas media manakah yang efektif dipakai lewat cara lama (buku),ataukah cara baru (di Blog).

Kalau saya peribadi saya lebih memilih blog. Karenanya memiliki banyak keunggulan. Meskipun ada juga yang dimana buku diary lebih unggul.

1..cepatnya menulis

Buku diary-- : ada yagn mengatakan bahwa menulis lewat tulisan tangan lebih cepat menulis dibandingkan dengan mengetik.

Di blog-- : memang mengetik lebih lambat, tapi jika sudah terbiasa toh akan cepat juga.

2..biaya

Buku diary--: Cuma uang beli buku

Di blog-- : harus ada jatah warnet, atau biaya berlangganan layanan

3..keamanan

Di buku-- : anda sendirilah yagn harus menjadi penjaganya.

Di blog-- ; pengamanannya diserahkan pada penyedia layanan blog.

4.. nilai kenangan

Di buku-- : mungkin buku memang memiliki nilai kenangan yang lebih tinggi, buku diary saat sma akan bermakna ketika sudah umur 40an.

Di Blog-- : kenangannya Cuma sedikit (menurut saya). Tapi tetap ada kenangannya kok.

5.. pertemanan


Buku --: tentu saja buku diary tidak bisa menyediakan layanan ini, kecuali jika anda memasarkan buku diay anda.

Blog --: anda bisa memilih siapa saja yagn bisa membaca diary anda, ataupun anda bisa menyebarkannya keseluruh dunia. Dan tentu saja banyak teman baru yagn dapat anda jalin.

----------------------
Masih banyak yang lain yang bisa dijadikan perbandingan, tapi saya capek mengetik, jadi sampai disini sajalah.

Saya bukannya melarang anda untuk menulis di buku, hanya saja ndak ada salahnya jika kita memulai untuk menuliskan kisah kita di blog.

Sebagai catatan, saya minta maaf kepada mereka yagn tidak bisa menikmati koneksi internet. Karena menulis di blog ini tidak bisa mereka pakai. Muda-mudahan internet kedepan dapat mennjanggkau semua lapisan, seperti handphone(HP) yang sudah masuk hingga ke desa-desa.

So, selamat ngeblog

no, comment. Tidak ada kesimpulan
(S. Thariq Al Fatih). Artikel-No:-000093

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ayooo.. berdiskusi lebih lanjut, tentang tema diatas