Tampilkan postingan dengan label kesuksesan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesuksesan. Tampilkan semua postingan

Tangga Kesebuah Mimpi.

Kita memiliki sebuah langit, sebuah cita-cita yang tinggi. untuk kesana kita tidak dapat lompat dan langsung sampai. Atau kita tak memiliki kemampuan untuk terbang dan mendarat dilangit cita-cita itu.

Untuk sampai disana kita memerlukan sebuah tangga. Sebuah tangga pengorbanan. Tangga itu harus kita bangun satu persatu. Puluhan anak tangga harus kita susun satu-persatu hingga ahirnya dapat mencapi langit impian kita.

Diatas hanyalah sedikit ilustrasi, bahwa tak ada cara lain menggapai impian kita kecuali dengan melakukan tindakan nyata. Lakukanlah langkah-langkah kecil, sebuah tindakan yang akan membangun anak tangga anda.

Manajemenlah dengan baik, apa yang harus anda lakukan. Bagunlah tangga anda.

mebangun tangga



- rencanakan dengan baik dan matang.
- kerjakan segera rencana anda.
- jadikan kesalahan sebagai pembelajaran.
- mintalah bantuan orang yang lebih ahli.

###. Dari sebuah kesuksesan kecil.



Sebelum kesuksesan besar itu datang kita harus membangun kesuksesan-kesuksesan kecil terlebih dahulu. Taklukkan diri sendiri, mengalirnya ilmu, hilangnya kemalasan, team work dll. Itulah kesuksesan yang akan menghantar kita pada kesuksesan besar
.
.
[S. Thariq al Fatih]. 29 Muharram 1431 H, 15 Januari 2010 M, (3:37 AM)
No: 00000158



۩۩۩۩۩۩۩۩۩۩۩۩۩۩۩۩۩۩۩۩۩۩۩۩۩۩۩۩۩۩

86400 Kesempatan.

Sadarkah anda, bahwa setiap hari anda memiliki 86400 kesempatan untuk meraih apa yang anda inginkan. Sadarkah anda, setiap hari anda telah menghabiskan 86400 kesempatan itu. Sadarkah kita, sebagian besar dari kita menyia-yiakan kesempatan yang banyak itu.

Kesempatan itu adalah detik. Setiap hari kita diberi 86400 detik. Itulah suatu kesempatan yang sangat berharga untuk kita gunakan. Dengan kesempatan ini semua manusia didunia ini berjalan menggapai cita-cita mereka.

Pertanyaannya. Apakah kita menganggap ini kesempatan, atau hanya sesuatu yang biasa sehingga kita menyia-nyiakannya.

Lihatlah tindakan anda hari ini, menggunakan 86400 kesempatan itu. Atau membuang kesempatan yang sangat banyak itu.


cara mengunakan kesempatan.


  1. - manajemen waktu dengan baik.
  2. - Hilangkan sifat pemalas.
  3. - hindari kesia-siaan.
  4. -carilah kesibukan yang bermanfaat.

###. Menyia-nyiakan kesempatan.



Setiap hari manusia memiliki 86400 kesempatan. Banyak manusia yang merasa tidak memiliki kesempatan sukses.
.
.
[S. Thariq al Fatih]. 26 Muharram 1431 H, 12 Januari 2010 M, (3:05 AM)
No: 00000156

Keluar dari Lubang Kegagalan

.Sebuah pepatah mengatakan “ Barang siapa yang takut mendaki tebing, maka selamanya ia akan hidup dalam lubang”. Itulah diri kita selama ini keta hidup didalam lubang. Sementara kesuksesan yang kita damba-dambakan ada diluar lubang tersebut.

Kita selama ini hidup didalam lubang. Lubang yang penuh dengan hal-hal yang menghantarkan kepada kegagalan. Karenanya harus ada keberanian untuk memanjat tebing kesuksesan ini.

***SEBUAH PERENUNGAN***


1. Kesuksesan harus diraih



kita semua sepakat suatu kesuksesan tidak mungkin didapat jika kita hanya tinggal diam. Harus ada usaha dari kita untuk mencapainya. Usaha inilah yang kemudian membedakan antara orang yang mampu mendaki tebing dengan yang tidak.

2. Kesuksesan diiringi dengan kerja keras



dengan bekerja sesuatu yang jauh menjadi dekat. Dengan bekerjalah segala tugas yang menumpuk bisa terselesaikan. Jika kita ingin pergi kesuatu kota, maka kendaraan adalah sesuatu yang harus digunakan. Begitupulah dengan kesuksesan, kerja keras adalah kendaraan menuju kearahnya.

3. Kesuksesan disertai dengan ikhtiar



walau bagaimanapun juga keberhasilah kita tetaplah Allah SWT yang menentukan. Hanya saja kita tetap ditekankan untuk “ikhtiar”. Dimana kita bekerja dengan sebaik mungkin, dan meyerahkan hasilnya kepada Allah SWT. Apapun yang hasil dari usaha kita biarlah Allah SWT yang menentukan.

***TIPS KERJA***


4. Perbaiki segala kesalahan anda



Salah satu yang perlu diperhatikan dalam mendaki kesuksesan adalah mencari segala kesalan-kesalahan yang telah diperbuat. Kesalahan itu adalah sebuah permata berharga jika kita mau mencari pelajaran darinya. Hanya saja jika kesalahan kesalahan itu terus kita biarkan, maka dia aka tetap menjadi beban yang terus kita pikul.

5. Melihat teladan orang lain



satu hal yang harus kita syukuri adalah kita bukanlah orang pertama yang mengarungi hidup ini. Telah banyak orang-orang terdahulu yang pernah hidup. Setiap mereka memberikan contoh yang dapat kita tarik pelajaran berharga darinya.

6. Gapailah impian anda walau apapun rintangannya



kegigihan mempertahankan impian telah membuat manusia memperoleh banyak manfaat. Dengan kegigihan inilah bola lampu diciptakan. Penemunya mengalami ratusan kali kegagalan tapi tetap ia mencoba untuk meraih kegagalan.
Karenanya sangat dibutuhkan adanya kegigihan dalam perjalanan kita. “perjalanan meraih kesuksesan”

***KESIMPULAN dan PESAN***

###. Bekerjalah



bekerjalah, carilah kesuksesan anda. Karena jika tanpanya, anda sama saja dengan orang yang ingin pergi ke kota Makkah tapi hanya duduk melamun.

ayo lakukan Pengembangan menulis
.
.
[S. Thariq al Fatih]. 20 Muharram 1431 H, 6 Januari 2010 M, (05:02 AM)
No: 00000148

Berfikir Dan Bertindak.

Ada kata-kata bijak mengatakan “Kegagalan dapat dibagi menjadi dua sebab. Yakni, orang yang
berpikir tapi tidak pernah bertindak, dan orang yang bertindak tapi tidak pernah berpikir. (W.A. Nance)”.

Banyak orang pintar dan kreatif di dunia ini tapi kebanyakan mereka tidak pernah bertindak. Mereka tidak pernah melaksanakan ide-ide yang mereka miliki. Akhirnya mereka seperti milyaran angka yang dikalikan dengan angka nol. Akhirnya hasilnya tetap saja nol.

Kita berfikir, dan menjalankan pikiran kita. Itulah rahasia kesuksesan, tidak bisa ditawar-tawar. Sebuah rencana yang cemerlang harus diiringi dengan kerja keras. Anda mungkin memiliki suatu ide brilian yang dapat mensejahtrakan seluruh umat manusia. Tapi jika anda tidak mengerjakannya. Semua sama saja tidak pernah ada.

Ingin sukses. Mari BERFIKIR, kemudian BERTINDAK.

***TINDAKAN***

Berikut adalah beberapa tindakan yang dapat anda lakukan
--- Rencanakan sesuatu dengan matang.
--- Lakukan segera rencana tersebut.
--- Berfikirlah di setiap tindakan.
--- lakukan pengembangan diri

***HIKMAH***

Seorang perencana handal yang tak merelesasikan rencananya sama saja dengan para orang-orang pemalas. Sama-sama tak menghasilkan apa-apa
.
.
[S. Thariq al Fatih]. 19 Muharram 1431 H, 5 Januari 2010 M, (02:48 PM)
No: 00000147

seberapa kuat tekat kita untuk sukses.

Jika ditanya soal kesuksesan maka semua orang pasti mengatakan ingin sukses. Sukses bahkan menjadi impian semua manusia yang pernah hidup didunia ini.

Tapi permasalahan utamanya adalah sebagian besar manusia mengahiri hidupnya dengan kegagalan. Padahal mereka juga berencana untuk sukses tapi toh gagal juga.

Apakah sebenarnya yang membedakan mereka dengan orang sukses. Jika kita mencoba menelusuri ternyata usaha yagn mereka keluarkan memang berbeda.

Orang yang akan menuai kesuksesan memang bekerja lebih keras. Mereka seakan mengdedekasikan hidupnya untuk meraih impiannya itu. Beda dengan orang gagal mereka memiliki suatu impian tapi mereka berharap impian itu turun dari langit. Akibatnya mereka bekerja setengah setengah

Ok. Kembali kepada anda, seberapah kuat anda untuk meraih kesuksesan anda. Ok lah, mungkin anda akan akan menjawab saya sudah bertekat. Tapi kembali lagi pada perbuatan anda. apakah benar perbuatan anda itu sudah sangat ideal untuk menghantarkan anda pada kesuksesan anda.

Berapa waktu yang andaluangkan untuk bekerja dan Belajar. Berapa lama waktu yagn anda sia-siakan .

Jawablah sendiri pertanyaan itu. Renungilah apakah aktivitas anda sudah pantas untuk diberi gelar kesuksesan.

lidah kita mungkin berkata ‘saya telah bekerjakeras untuk sukses’. Tapi perbuatan kita menunjukkan sebaliknya.
(S. Thariq Al Fatih). Artikel-No:-000086


mari lakukan pengembangan diri

kita orang yang mana

marilah kita bersama-sama merenungi kita bagian yang mana. Berikut adalah kumpulan aktifitas manusia.

Main game, main bola, tidur tiduran, belajar, menulis, berkelahi, membaca, jalan jalan, melamun, bekerja, berdiskusi, bercerita, ngegosip, berdebat, ikuti seminar, ikuti perlombaan, menonton, menghafal, mengaji, shalat, duduk santai, olahraga, ..... dll.

Cobalah lanjutkan daftar kegiatan diatas. Kemdian lingkari mana yang anda sering lakukan.

Setelah itu pisahkan yang akan membawa ke keberhasilah dan mana yang membawa ke kegagalan.

Sekarang putuskan, sebenarnya anda tengah berjalan ke keberhasilah atau ke kegagalan. Putuskanlah apa yagn akan anda lakukan selanjutnya.

tindakan-tindakan kecil kita hari ini, akan berpengaruh pada masa depan kita.
(S. Thariq Al Fatih). Artikel-No:-000081


mari lakukan pengembangan diri

beda kegagalan dengan keberhasilan.

Jika kita diperlihatkan batu dengan pasir, kita pasti bisa membedakannya dalam sekejap. Begitu pulah buah dengan sayur, pohon dengan rumput, lagit dan bumu. Kenapa kita dapat membedakannya, karena mereka memang beda.

Jalan ke ke makkah, berbeda dengan jalan ke madinah.

Ada orang sukses, ada orang gagal. Mereka oarn yagn berbeda, dan jalannya pun jelas berbeda.

Cobalah perhatikan dengan seksama kemana and berjalan. Menuju keberhasilan atau malah berjalan di jalan kegagalan.

Perhatikanlah jalan anda. Anda tidak perlu khawatir tak bisa membedakannya karena jalan keduanya berbeda.

Jalan kegagalan ditempuh banyak orang, tapi jalan kesuksesan hanya dipilih sebagian kecil orang. Sekarang dimana anda berada.

apel dan pisang tak sama, sebagaimana halnya jalan –jalan kegagalan dan keberhasilan
(S. Thariq Al Fatih). Artikel-No:-000080


mari lakukan pengembangan diri

Jawannya sudah pasti

Jika kita berkata (+) maka lawannya pasti (-), dan pasangannya adalah angka. Semuanya ada pasangan dan lawannya.

Kita menginkan kesuksesan maka yang harus anda lakukan andalah mencari pasangannya yaitu ’berusaha’. Dan Jelas lawan kesuksesan adalah kegagalan.

Jadi jika anda melihat diri anda pemalas. Anda tidak perlu khawatir soal masa depan anda karena jawabannya sudah pasti!!!

lidah bahakan hati kita berkata “kesuksesan” jika kita diberi pilihan ‘gagal dan sukses’. Tapi apa boleh buat ‘diam’ atau bekerja’ itulah yang menentukan’.
(S. Thariq Al Fatih). Artikel-No:-000038

Pilihan kita

ada ssesuatu yang tengah menunggu kita disana. Dia menungguh kita semua, menuggu saya, anda dan semua orang diduni ini. Dia akan menemui orang yang mau mencarinya. Sebaliknya pasangannya akan meugguh orang yang tidak mencarinya.

Kita selalu dihadapkan pada dua sisi. Memilih atau tidak memilih kita pasti berada pada sebuah sisi. bekerja ataupun tidak bekerja,bergerak ataupun tergerak, kita akan sampai pada salah satu sisi.

Jika kita melihat ada orang yang sukses, maka kita juga akan melihat orang yang gagal. Seperti halnya ada orang yang baik dan jahat. Ada surga ada neraka, semua itu adalah pilihan kita.

Tak peduli anda rajin atau tidak, anda kaya atau tidak, anda berlari atau berjalan. Apapun yang anda lakukan. Anda pasti berada pada suatu sisi.

Apa yang anda lakukan detik ini. Apa yang anda lakukan menit ini. Akan semakin mendekatkan anda pada salah satu sisi tersebut.

Satu detik yang anda sia-siakan akan mendekatkan anda pada kegagalan. Satu noda dosa yang anda lakukan akan mendekatkan anda pada neraka. Satu kejahatan yang anda lakukan akan mengurangi kebaikan anda.

Semuanya adalah sunnatullah. Jika kita berjalan menuju mekkah, maka disitulah kita akan sampai. Kita pasti setuju jika bermalas-malasan sejalan dengan kegagalan. Dosa searah dengan neraka.

ada kebaikan adakejahatan, ada kesuksesan ada kegagalan, ada surga ada neraka, ada pahala ada dosa, ada bekerja ada bermalasan, kita pasti berada pada salah satunya. Dan semua pilihan memiliki konsekuensi dan tempat masing-masing
(S. Thariq Al Fatih). Artikel-No:-000037

lomba lari

Cobalah untuk memperhatikan perlombaan lari. Apa yang dilakukan juara perlombaan tersebut. Bagaimana kesunguhan para pemainnya?. Kemana mereka berlari?. Apakah ada yang berhenti berlari?.

Apa yang akan terjadi sekiranya ada pemain yagn tib-tiba berhenti ditengah jalan. Atau apakah yang akan terjadi apabila ada pemain yang berjalan. Atau apakah yang terjadi jika pemainnya berlari mundur.

Pemain yanhg berlari dengan cepat yang akan memenangakan pertandingan. yang lamabat akan menjadi kalah.

Kehidupan anda sebenarnya mirip dengan pertandingan tersebut. Agar anda menjadi orang sukses anda harus terus bekerja. Anda harus melalui jalan jalan menuju kesuksesan itu.

Jika anda bermalas malasan, Maka kesuksesan akan lambat datangnya atau bahkan anda akan dikeluarkan dari permainan (gagal)

anda harus terus berlari. Jika anda berjalan, maka anda akan dilampaui oleh yang lainnya. Jika anda berhenti, maka anda tak akan pernah sampai. Jika anda anda berjalan mundur, maka kegagalan akan datang lebih cepat dari pada ketika berhenti
(S. Thariq Al Fatih). Artikel-No:-000035

mengapa harus waktu yang menyadarkan

saya sebenarnya sangat berat mengatakannya. tapi kenyataan terus berkata bahwa kebanyakan dari kita berjalan menuju kegagalan. Kita terus terusan menyangkalnya, tepi disaat yang sama kita terus menempuh jalnnya.

Sejak kita kecil hingga sekarang banyak orang yang memperingatkan kita. Tapi hati kita terus membatu, dan menempu jalan kita sendiri, yaitu jalan menuju kegagalan.
Coba tanya kepada diri anda,sudah sejauh mana anda berusaha menuju kesuksesan. Kita mungkin akan berkata banyak, tapi sayangnya, sekali lagi kebanyakan kita bertingkalaku sebaliknya.

Berapa lama waktu kita gunakan untuk belajar?. Sebaliknya berapa lama kita bermain?. Berapa lama kita duduk bermalas malasan. Atau dalam satu bulan sudah sejauh mana peningkatan yang kita lakukan?. Sudah berapa ilmu baru yang kita ketahui?. Dari 24 jam sehari berapa jam yang kita manfaatkan?.

Ketika pertanyaan itu kita tanyakan pada diri kita. Jawaban dari kita selalu mengecewakan.

Sewaktu kita SD, guru anda pasti pernah memberi anda nasehat. Pertanyaannya sudahkah anda mengerjakannya.

Ketika anda mendengar tentang kisa kesuksesan, sudahkah anda menirunya.
Jika kita diberi dua pilihan antara ‘kesuksesan’ dan ‘kegagalan’. Kita akan memilih’kesuksesan’. Tapi jika pilihannya ‘bekerja keras’ dan ‘bermalas malasan’ kita justru memilih jawaban yang kedua.

Kita terus-menerus mendapat motivasi, nasehat, dorongan, bahkan paksaan. Tapi kita tak pernah sadar olehnya, kita justru baru tersadarkan ketika waktu yang menyadarkan. Yaitu ketika kita telah sampai pada jurang kegagalan.
(S. Thariq Al Fatih). Artikel-No:-000032

nasehat kakek pada cucunya

kita semua tahu bahwa usia tua akan menghampiri semua orang. Kita semua yakin akan keumuryang semakin tua. Tapi kita jarang merasa kalau usia tua itu menghampiri, sementara kita belum melakukan apa apa.

Kita ingat masa masa kecil kita. Dalam sekejap tiba-tiba kita menjadi remaja, berkeluarga, menjadi seorang ayah, kemudian menjadi kakek. Jika kita berumur panjang. Kita akan melihat diri kita dalam keadaan tua renta yang tak berdaya.

Coba bayangkan apa yang akan terjadipada anda 20 tahun mendatang. Coba bayangkan akan menjadi apa anda pada masa itu.

Dalam pikiran anda apa yang anda lihat. Apakah anda melihat diri anda dalam puncak kesuksesan. Anda melihat anda penuh dengan kebahagiaan. Yah itulah yang anda pikirkan dan harapkan. Tapi coba bayangkan jika apa yang tejadi justru sebaliknya. Anda berada dalam kegagalan, dalam penderitaan, dalam kegelisahan. Jika hal itu terjadi, apa yang anda pikirkan. Mungkin anda akan dipenuhi jutaan penyesalan, menyalahkan keadaan,
Apapun anda di hari tua kelak itu tergantung pilihan anda hari ini.

Coblah untuk berdiskusi dengan kakek yang gagal dalam hidupnya. Cobalah tanya apa yang mereka pikirkan. Bagai mana perasaan mereka, bagaimana kebahagiaan mereka. Gagal, menderita, penuh beban, penuh masalah.

Sadar atau tidak, itu adalah diri anda dimasa depan jika prilaku anda hari ini sama dengan mereka.

Banyak sosok yang sukses diusia tuanya. Tapi jauh lebih banyak yang gagal.
Umumya sosok yang gagal itu memiliki tindakan perasaan dan nasehat yang sama. Mereka dipenuhi dengan penuh penyesalan, mereka banyak merenungi segala tindakannya, kesalahannya.

Kebanyakan dari mereka bercerita kepada cucunya. Ataupun orang muda yang mereka temui. Mereka memiliki nasehat pamungkas yang dapat mengubah hidup kita.
Nasehat itu adalah jangan “sia siakan”. Jangan siasiakan usia muda anda. Jangan isi dengan kemalasan, teruslah belajar, teruslah bekerja, teruslah berkarya.

Pernakah anda meyesal karna tidak melakukan sesuatu. Anda menyesal karena tidak rajin belajar sewaktu SD. Tidak rajin bekerja waktu masih muda. Peyesalan penyesaln itulah yang kakek ceritakan pada cucunya.
Mereka berkata, “nak, saya menyesal dulu malas belajar, akhirnya sekarang saya tidak mengetahui apa apa diusia yang lanjut ini”. “ nak, janganlah kamu meniru kakek, diusia muda dulu saya banyak berfoya foya, tidak memanfaatkan usia muda dengan bijaksana”. ”nak rajinlah belajar supaya tidak menjadi seperti kakek”.

Itulah kakek dengan semua keluhan keluhannya tentang hidupnya. Jika anda malas belajar dan bekerja maka hal serupa dapat menimpa anda
SEANDAINYA DULU SAYA BELAJAR GIAT SEWAKTU SEKOLAH, MAKA KEADAAN SAYA PASTI TIDAK SEPERTI INI. Cobalah ingat baik baik kata itu karena mungkin anda akan mengucapkannya lagi diwaktu tua.

Seorang remaja, meyesali perbuatannya diwaktu anak anak. Sorang dewasa meyesali masa remajanya, seorang kakek menyesali segala tindakan tindakan yagn perna mereka lakukan. Mereka hanya menyesal, tanpa pernah sadar kalau nereka selalu diberikan kesempatan. Mereka menyesali masa kecilnya, dberikan masa remaja untuk memperbaiki hidup. Mereka menyesali masa remaja, diberikan masa dewasa. Kesempatan selalu terbuka leber untuk kita.