
Saya jadi teringat sebuah lagu anak-anak ‘Bangun tidaur ku terus mandi. Tidak lupa mengosok gigi’. ...... dan seterunya. Senndainya kita bisa ”bangun tidur ku terus menulis, tidak lupa ku menulis lagi”.
Seandainya saja kita dapat membiasakan diri kita untuk menulis. Bayangkan jika menulis sama akan kebutuhan kita untuk mandi. Menggosok gigi sama pentingnya dengan menulis. Jika kita telah menjadikan menulis sebagai kebiasaan pastilah menulis itu sangat mudah bagi kita.
Singkatnya, biasakanlah untuk menulis. Karna hanya dengan pembiasaan anda dapat menjadi seorang penulis yang handal.
banyak hal yang dibutuhkan pembiasaan untuk melakukannya. salah satunya adalah menulis.
(S. Thariq Al Fatih).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
ayooo.. berdiskusi lebih lanjut, tentang tema diatas